LOADING

Type to search

5 Momen Seru RRQ Tuturu di Esports Mobile Legends

Uncategorized

5 Momen Seru RRQ Tuturu di Esports Mobile Legends

Share

Momen Esports Mobile Legends!

Tuturu merupakan salah satu pro player Mobile Legends terbaik dari tim RRQ. RRQ Kingdom merilis pemain yang kini dijuluki "The Legend of Marksman" tepat sebelum MPL Season 6 dimulai.

Awalnya fans mengira Tuturu hanya absen di MPL Season 6. Namun nyatanya setelah merilis video pembentukan tim RRQ di MPL Season 6, manajemen kembali merilis video perpisahan dengan partner Lemon RRQ. Istirahatnya Tuturu dari kancah esports Mobile Legends dibarengi dengan doa dan dukungan dari para penggemar.

"Datang sebagai pemula, pulang sebagai Legenda!"

Begitulah slogan yang digaungkan fans untuk pemain RRQ veteran ini. Gamer yang baru mengenal esports Mobile Legends mungkin penasaran dengan julukan "Legend" yang disematkan di Tuturu.

Beberapa momen tergila Tuturu selama di RRQ akan menjawab, kenapa Tuturu mendapat julukan Legend Marksman. Bagaimana sikap Tuturu selama di RRQ? Simak di bawah ini!

Esports Mobile Legends

1. Pahlawan Tua Marksman, Layla Jadi Sangar

Fans merasa kecil hati ketika Tuturu menggunakan hero tua yang dianggap tidak layak untuk digunakan di turnamen. Di MPL Season 2 tahun 2018 ini, secara mengejutkan Tuturu malah menggunakan Hero Marksman bersenjatakan Malefic Gun. Saat orang-orang meramalkan akan memilih Bruno atau Hero Marksman lainnya, Tuturu dengan percaya diri memilih Layla.

Tidak ada yang mengira Layla bisa menjadi Pahlawan yang begitu mengerikan. Layla memang memiliki damage yang mematikan, namun daya tahannya sangat tipis. Bersama Lemon dan kawan-kawannya di RRQ, Tuturu berhasil membantai lawannya.

Pemain berjuluk "The Next Level Marksman" ini memiliki skill positioning yang luar biasa sehingga mampu memaksimalkan potensi setiap Hero Marksman yang ia gunakan. Di tangan Tuturu, hero lama seperti Layla atau Miya bisa menjadi hero yang mengerikan di turnamen.

2. Gunakan hero innocence di turnamen

Salah satu lelucon yang membuat para penggemar menggelengkan kepala adalah saat-saat Tuturu turun ke pertandingan tanpa mengenakan kulit. Pemain pro Marksman ini sepertinya membuat kulit hanya sebagai pemanis. Pada dasarnya skin hanya akan menambah 8 ATK damage.

Tuturu menunjukkan bahwa skill jauh lebih penting dan diutamakan dalam pertandingan. Dalam turnamen RRQ melawan Bigetron di MPL Season 2, Tuturu memakai Hero Moskov tanpa skin sama sekali. Penampilannya membuat para penggemar bernafas lega karena keterampilan dan kerja sama Tuturu dengan teman-temannya membuat timnya menang.

3. Flicker Maju untuk Mengejar Musuh

Flicker merupakan salah satu spell Mobile Legends yang digunakan pemain untuk bergerak dalam hitungan detik. Mantra ini sering digunakan pemain untuk kabur. Namun, berbeda dengan Tuturu yang memanfaatkannya untuk mengejar musuh.

Aksi Tuturu dijadikan contoh yang baik oleh para fans Mobile Legends lainnya. Terakhir, spell Flicker kini digunakan untuk mengejar musuh atau memaksimalkan skill dari Hero yang digunakan.

4. Marksman Hylos Terkuat?

Pemain yang akrab disapa Diky ini menjadi incaran para pewawancara yang bekerja di turnamen besar. Tuturu adalah sosok yang selalu membuat penggemar dan pembawa acara tertawa. Teman-teman gamer yang mengikuti kompetisi besar Mobile Legends seperti MPL mungkin masih ingat beberapa komentar cuek Tuturu terkait rekan satu timnya.

Dalam sebuah wawancara, Tuturu mengatakan kalau Hylos adalah Hero Marksman terkuat saat itu. Nyatanya, semua penggemar Mobile Legends tahu kalau Hylos adalah Hero Tank. Faktanya, dia menjawab dua kali ketika pewawancara mengkonfirmasi pertanyaan itu. Ketiga kalinya dia ditanya, Tuturu menjawab "Cyclops" dengan mengayuh. Kamu mungkin juga kaget dengan jawaban Tuturu, karena Cyclops merupakan Hero Mage.

5. "Death Sonata" Granger di M1

Tim RRQ gagal menang di M1 saat El Clasico melawan EVOS. Meski begitu, Tuturu dan timnya berhasil menampilkan permainan yang membuat penonton melakukan standing applause dengan Hero Granger mereka. Penampilan Tuturu bersama Hero Marksman-nya masih membekas di benak penonton hingga saat ini.

Di match pertama M1 ini, EVOS melepas Granger ke tangan pro player andal yang menggunakan Hero Marksman. Hingga menit ke-30, Tuturu berhasil mendapatkan 11 kill bahkan tanpa mengalami kematian. Semangatnya menggunakan Hero Marksman kembali dibuktikan meski timnya tidak berhasil membawa pulang trofi.

Beberapa poin di atas mungkin bisa membuat penggemar mengalami kilas balik sejenak, mengenang momen-momen perjuangan Tuturu dengan RRQ. Sejak memulai karirnya di RRQ, Tuturu tidak pernah berganti tim sama sekali, mulai dari RRQ O2 bertransformasi menjadi RRQ Hoshi.

Di MPL Season 5, performa Tuturu menurun akibat cedera di tangannya. "The Legends Marksman" akan mengambil jeda dari dunia esports Mobile Legends yang kompetitif. Semoga setelah ini Diky Tuturu bisa berkembang lebih baik lagi dan melanjutkan karirnya di bidang lain.

Menurut Friends Gamers, momen nyentrik apa yang ditinggalkan Tuturu dan Tuturu dalam ingatan Anda? Ceritakan jawaban kalian dan ikuti perkembangan esports Mobile Legends hanya di www.indoesports.com.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *